Featured
Posted in ARTIKEL, Rohani

Pelita yang ditaruh dibawah gantang?

Jadi kondisinya hampir setiap malam hari terjadi “mati lampu”. Sekarang juga kembali mati lampu untuk ronde ketiga di hari ini. Sehingga, setiap malam harus menyediakan lampu emergency yang sama untuk penerangan darurat.

Kemarin lusa lampu itu ditaruh di meja. Kemarin, lampunya ditaruh kembali di meja. Ya, kekuatannya cuma bisa menerangi daerah sekitar meja tersebut aja. Ruang tamu apalagi kamar ngga terkena imbasnya.

Tapi, ada yang berbeda hari ini.
Mamah ambil kursi yang lumayan tinggi, sambil agak memanjat akhirnya lampu emergency itu dinyalakan diatas lemari.
Hasilnya?
“Waw, terang ya Mah, serasa ngga mati lampu. Coba dari kemarin-kemarin”

Teng. Seketika, teringat kembali ayat yang dibaca sebelum mati lampu ronde ketiga ini terjadi:

Continue reading “Pelita yang ditaruh dibawah gantang?”

Featured
Posted in ARTIKEL, Rohani

Bukan Panggilan untuk Mundur (Mazmur 73)

61f80a9438ae7c42154d5bafdeac02dc

Artikel ini ditujukan bagi:

-Semua yang sedang berjalan dalam Visi Tuhan

-Semua yang sedang ingin mundur dari jalan mengikut Tuhan

-Semua yang ingin menginvestasikan waktu untuk menggali Firman

-Semua yang masih sering galau dan naik turun dalam kerohaniannya,

Salahsatu mazmur Asaf dengan judul perikop ‘Pergumulan dan Pengharapan’ pasal 73. Teman-teman, bacalah setiap firman dengan sungguh-sungguh. Miliki hati bagai gelas kosong yang rindu dipenuhkan.

 

Hati yang tulus dan murni

Mazmur 73:1 (TB) Mazmur Asaf. Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya.

Jika ada pertanyaan, percayakah Allah itu baik?
Ya, percaya! Mungkin sebagian besar akan berbicara seperti itu tetapi belum tentu mengerti kebaikan Allah yang sebenarnya itu seperti apa?

Ketahuilah, kebaikan Allah bukan hanya berbicara mengenai berkat.

Mazmur Asaf mencatat Allah itu baik bagi setiap orang yang tulus dan bersih hatinya. Jadi tandailah frasa hati yang tulus dan bersih.
Sederhananya seperti ini, jika hati kita masih kotor, full of sin, half of sin, ada secercah kemunafikan, tidak menyukai hal hal rohani atau sombong rohani, dan semua hal yang membuat hati kita tidak tulus pun murni, niscaya kita belum dapat melihat kebaikan Allah yang sejati.

Kebaikan Tuhan ada dibalik setiap dukamu, juga. Kalau engkau dapat mengerti dan tetap mengucap syukur dalam kondisi ini, sekalipun Anda belum melihat sesuatu yang dapat disyukuri artinya selamat! Anda sedang diproses untuk menjadi seseorang berhati tulus dan murni di hadapanNya,

 

Siapa yang suka iri?

Ketika Saya membaca perikop ini saat pembacaan Mazmur di gereja, Saya baru tahu bahwa apa yang Saya rasakan ternyata terlebih dahulu dirasakan oleh Asaf. Mungkin kamu juga mengalami rasa iri yang sama.

Mazmur 73:3-5, 8-9 (TB) Sebab aku cemburu kepada pembual-pembual, kalau aku melihat kemujuran orang-orang fasik. 
Sebab kesakitan tidak ada pada mereka, sehat dan gemuk tubuh mereka; 
mereka tidak mengalami kesusahan manusia, dan mereka tidak kena tulah seperti orang lain. 
Mereka menyindir dan mengata-ngatai dengan jahatnya, hal pemerasan dibicarakan mereka dengan tinggi hati.
Mereka membuka mulut melawan langit, dan lidah mereka membual di bumi.

Pasti pernahkan berfikir hal diatas? Tapi merasa takut jadi sebuah dosa dan langsung mengganti alih topik, yang sebenarnya perkara ‘iri hati’ ini belum diselesaikan.

Iri hati ketika melihat mereka yang tidak mengenal isi hati Tuhan bisa seenaknya dalam melakukan tindakan. Dikatakan mereka sehat, gemuk, mujur, tidak mengalami kesusahan. Ya, mata manusia melihat hal yang enaknya terus, seolah rumput tetangga lebih hijau.

Selanjutnya kita mulai iri dan menghakimi “Padahal mereka menyindir, membuka mulut melawan langit, dan membual di bumi. Rasanya tidak adil.”

Contoh mudahnya, iri melihat seorang yang rajin pelayanan tapi dikesehariannya tidak menunjukan karakter Kristus, atau iri melihat teman-teman yang punya komunitas asik, banyak teman, uang banyak bisa hedon sana-sini, ada pacar yang setia tapi akhirnya berujung menjadi pacaran tidak kudus. Yang lain, orang yang ga terlalu deket-deket amat sama Tuhan, tapi hidupnya lancar-lancar aja terlihat: IP tinggi, juara sana sini, padahal kan waktu buat Tuhan sama sekali ngga ada.

Iri hati adalah cikal bakal dari kemunduran.

Akhirnya berfikir untuk mundur.

Mazmur 73:13-15 (TB) Sia-sia sama sekali aku mempertahankan hati yang bersih, dan membasuh tanganku, tanda tak bersalah. 
Namun sepanjang hari aku kena tulah, dan kena hukum setiap pagi. 
Seandainya aku berkata: “Aku mau berkata-kata seperti itu,” maka sesungguhnya aku telah berkhianat kepada angkatan anak-anakmu.

Ayat diatas mengingatkanku akan seorang respon adik rohani yang secara tidak langsung berkata ingin mundur.

“Ci, kamu tahu semuanya, aku sudah terbuka, dan cici tahu bahwa sampai sekarang aku tidak bisa meleburkan kehidupan lamaku dengan kehidupan yang sekarang (re: kehidupan dalam mengikuti Tuhan).”

Intinya adalah AKU MASIH SUKA HIDUP LAMAKU.

Kamu merasa ikut Tuhan itu sia-sia? Menderita?

Ya. Asaf pernah merasakan juga. But then, he didn’t give Satan a chance.

Awesome of God, describe by this scriptures.

Mazmur 73:16-20 (TB) Tetapi ketika aku bermaksud untuk mengetahuinya, hal itu menjadi kesulitan di mataku, 
sampai aku masuk ke dalam tempat kudus Allah, dan memperhatikan kesudahan mereka. 
Sesungguhnya di tempat-tempat licin Kautaruh mereka, Kaujatuhkan mereka sehingga hancur. 
Betapa binasa mereka dalam sekejap mata, lenyap, habis oleh karena kedahsyatan! 
Seperti mimpi pada waktu terbangun, ya Tuhan, pada waktu terjaga, rupa mereka Kaupandang hina.

Apa yang Anda dapat pelajari? Bagiku pribadi ada beberapa hal yang Tuhan rhema-kan, yaitu:

  1. Ayat 16: Tuhan tidak membiarkanmu menjauh terlalu jauh dalam fikiran dan tindakan yang salah!
  2. Ayat 17: Masuklah ke dalam tempat kudus Allah. Awal fikiran dan tindakan mundur adalah karena hubunganmu dengan Bapa sedang tidak baik-baik saja. Kembalilah dalam saat teduh yang dipenuhi akan kasih mula-mula.
  3. Ayat 18–20: Tuhan membenci dosa dan Ia akan membinasakannya semua itu pada waktuNya. Hal baiknya adalah ini semua menunjukan bahwa KAMU BERHARGA dan TIDAK SEDANG MELAKUKAN HAL YANG SIA-SIA.

Ini penghiburan Allah untuk setiap yang lesu dan patah semangat.

Mazmur 73:21-24 (TB) Ketika hatiku merasa pahit dan buah pinggangku menusuk-nusuk rasanya, 
aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku di dekat-Mu. 
Tetapi aku tetap di dekat-Mu; Engkau memegang tangan kananku. 
Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan.

NO ONE, BUT YOU, O LORD.

Mazmur 73.

Akhir dari kemunduran adalah 1000 langkah berbalik.

Pada akhirnya segala jalan yang mencoba untuk membuatmu mundur: Teman hidup/Harta Kekayaan/Lelah rohani/Kekecewaan/Apapun itu, menuntunmu kepada satu jawaban.

Yesus tetap jawaban dari segala sesuatu yang kau butuhkan.

Mungkin Anda akan membaca sambil menyanyikan mazmur ini.

Mazmur 73:25-26 (TB) Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi. 
Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya.

Cek lagunya di —> Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap (song)

Awal mendengar mazmur diatas saat dinyanyikan, rasanya bingung. Tapi, seiring berjalannya waktu kita dapat merasakan secara pribadi ‘daging dan hati’ yang semakin habis saat mengikuti Tuhan.

No, no other found in this world which can satisfy myself, except Jesus.

Sebuah panggilan untuk tidak mundur telah diberikan -dengan sangat jelas, dari Mazmur 73 ini.

Hati yang tulus dan murni menuntunmu dalam penggenapan Janji Tuhan.

Hingga tiada lagi yang kau ingini di Bumi selain Allah.

Tetapi aku, aku suka dekat pada Allah; aku menaruh tempat perlindunganku pada Tuhan ALLAH, supaya dapat menceritakan segala pekerjaan-Nya. -Mazmur, 73:28.

 

Baca juga:

When God Calls – Kupang

Featured
Posted in Rohani, sion ministry

When God Calls – Kupang

Kesaksian Kupang

InstaBox_2017621215422772

Pernah merasakan Tuhan memanggi­­l Anda secara spesifik sampai Anda merasa gelisah ketika tidak mentaati kehendakNya?

Pernah merasakan ketika Tuhan yang membuka perkara, Dia juga yang akan menyelesaikannya?

Pernah merasakan sia-sia di mata dunia, tetapi merasa sangat berharga di mata Allah?

Saya mengalaminya.

Continue reading “When God Calls – Kupang”

Featured
Posted in Rohani

Sudahkah Engkau Mengampuni?

[Mengampuni terlebih dahulu, baru diampuni – Sudahkah engkau mengampuni?]

Sebuah lagu Doa Bapa Kami yang dilantunkan dalam sebuah channel YouTube, menuntunku untuk merenungkan kembali arti pengampunan.

DOA BAPA KAMI
Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah nama-Mu.
Datanglah kerajaan-Mu.
Jadilah kehendak-Mu
di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni
yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami
ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat

Dahulu, saya bertanya-tanya kenapa kalimatnya berbunyi “Ampunilah kesalahan kami, SEPERTI kami pun mengampuni orang yang bersalah kepada kami.”
Hm.. Bukannya Tuhan sudah terlebih dulu mengampuni kita? Kok seolah terbalik kalimatnya, maksudnya apa ya?

Seiring berjalannya waktu saya mulai melupakannya hingga akhirnya pada minggu ini Tuhan mengungkapkan dengan jelas apa arti dari kalimat pengampunan yang ada di Doa Bapa Kami.

1. Kamu adalah seorang Pembunuh manusia, ketika kamu membenci orang lain.

1 Yohanes 3:15 (TB)  Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.

Teguran diatas berlaku untuk saya dan anda. Sewaktu membacanya hati saya berkata ‘Astaga.. Masih ada orang yg belum diberesin (dalam artian masih menyimpan kekesalan kepadanya) dan dilupain gitu aja’
Tapi Firman diatas dengan tegas mengklasifikasikan seorang yang masih membenci orang lain, belum memeroleh kekekalan.

2. Kasih sebagai cerminan hidup orang yang sudah diselamatkan

1 Yohanes 3:14 (TB)  Kita tahu, bahwa kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara kita. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut.

Pengampunan berbicara mengenai kasih. Mengasihi karena kasih Allah yang memenuhi hidupmu. Kita ga perlu mencari 1001 alasan untuk mengasihi orang yg ga ada hubungannya sama kita ataupun bahkan yg bersalah kepada kita.

Karena ketika kau tau betapa besarnya kasih Allah yg sudah menebus hidupmu dalam dosa, dengan kasih yang sama kau dapat memberikannya kpd orang lain.

Kesimpulannya,

Matius 6:14-15 (TB)  Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.
Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”

Balik lagi padamu, kalau kamu masih menyimpan dendam, kesel, dan ujungnya belum bisa mengampuni.. Bapa juga tidak akan mengampunimu. Kenapa? karena Dia rindu kamu mengetahui arti pengampunan yang pernah ia berikan dan mempraktekannya dalam hidupmu.

Kalimat dalam Doa Bapa kami tidak pernah terbalik. Kalimat tersebut adalah benar. “Pengampunan yg diberikan Allah atas diri kita terjadi ketika kita MAU memberikan pengampunan.”

🤔 Sederhananya, kalau kita ingin rumah kita dibersihkan dari segala kotoran tapi kita sendiri tetep gamau membuang kotorannya dan disimpen terus sampai busuk. Well, apakah endingnya rumah itu jadi bersih?

Matius 6:12 (TB)  dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;

God bless. 😁

Featured
Posted in Rohani

Rumah Tuhan yang Usang

Sudah berapa lama membiarkan rumah Tuhan dalam hatimu usang?

Seringkali kita berata, Aku sayang engkau Tuhan. Tapi, ketika Tuhan minta quality time-mu, kita mengelak dan berkata “Maaf, ada yg lagi harus kukerjakan Tuhan”

Hal lain mungkin seperti firman Tuhan yg berkata dimana hartamu berada disitu hatimu berada: Dalam hal ini harta tidak hanya berbicara uang ya, bisa juga waktumu jika itu yg menjadi tuan terbaik dalam hidup kita.
Ketika ‘investasi’ UANG dalam pembelian (misal) makananmu bahkan melebihi investasi yg kau beri untuk Tuhan.
Ketika ‘investasi’ WAKTU lebih banyak diprioritaskan untuk bermain, nongki-nongki, atau mungkin belajar -dan itu semua menjadi prioritas utama dibandingkan hatimu yang terpaut kepada Tuhan.

Ayat ini adalah teguran untuk setiap kita:

Hagai 1:6, 9 (TB) Kamu menabur banyak, tetapi membawa pulang hasil sedikit; kamu makan, tetapi tidak sampai kenyang; kamu minum, tetapi tidak sampai puas; kamu berpakaian, tetapi badanmu tidak sampai panas; dan orang yang bekerja untuk upah, ia bekerja untuk upah yang ditaruh dalam pundi-pundi yang berlobang!
Kamu mengharapkan banyak, tetapi hasilnya sedikit, dan ketika kamu membawanya ke rumah, Aku menghembuskannya.
Oleh karena apa? demikianlah firman TUHAN semesta alam. Oleh karena rumah-Ku yang tetap menjadi reruntuhan, sedang kamu masing-masing sibuk dengan urusan rumahnya sendiri.

Continue reading “Rumah Tuhan yang Usang”

Featured
Posted in Rohani, sion ministry

INTIMACY WITH GOD – MENGENAL ALLAH BAPA

Intimacy more than Knowledge

Pengenalan akan Allah Bapa melebihi pengetahuan yang kamu bisa dapatkan. Firman Tuhan berkata:

🌏Yohanes 5:39-40 (TB) Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,
namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.

Jikalau kita menjalankan rutinitas datang ke gereja, atau bahkan bersaat teduh sekalipun tapi tanpa ada pengenalan akan Allah, kita tidak sedang memperoleh hidup.

Continue reading “INTIMACY WITH GOD – MENGENAL ALLAH BAPA”

Featured
Posted in Rohani, Uncategorized

The Chronicle of David and Araunah

Siapa yang tidak mengetahui Daud? Alkitab mencatat cukup banyak mengenai kisahnya. Pada tahun +- 1000-400 SM diperkirakan Daud membuat kitab Mazmur. Jadi, dari sekian banyak kisah mengenainya : Peristiwa apa yang terbayang pada ingatan Anda mengenai Daud? Saya berikan beberapa waktu untuk Anda menyebutkan satu per satu kisah Daud.

Dari survei kepada 10 orang, didapatkan peristiwa-peristiwa mengenai Daud yang terbayang pada benak seseorang pertama kali, sebagai berikut:

  1. Kisah Daud dan Salomo
  2. Kisah Daud dan Batsyeba
  3. Daud berpuasa untuk Anaknya yang hampir meninggal
  4. Daud penggembala domba yang kemerah-merahan
  5. Hubungan Daud beserta Ayah dan sanak saudaranya
  6. Daud dan pertarungan melawan Goliat
  7. Daud yang pernah jatuh ke dalam dosa
  8. Persahabatan Daud dengan Yonatan
  9. Daud saat dikejar-kejar anaknya, Absalom
  10. Daud dan segala rupa-rupa peristiwa bersama Saul

Tentu banyak teladan yang telah dicontohkan oleh seorang yang dekat dengan Allah bernama Daud. Tentu saja, masih banyak peristiwa-peristiwa lain yang luar biasa terjadi dalam kehidupan Daud. Salah satunya adalah peristiwa pertemuan Daud dan seorang Yebus bernama Ornan Arauna.

Daud dan Ornan Arauna

Saya sedang mendalami kitab Ibrani dalam Saat Teduh Saya hari-hari ini, namun suatu hari Saya secara tiba-tiba rindu untuk mendapatkan rhema baru bukan hanya di Perjanjian Baru melainkan Perjanjian Lama juga. Saya ingin menghapus image perjanjian lama yang berbicara mengenai Sejarah dan dianggap orang ‘membosankan’ sebelum Saya lahir baru. Apa yang Saya dapatkan? Rhema  dari kehidupan Daud di sisi lain yang jarang diketahui khalayak, dan tentu saja tidak ikut ke dalam runtutan daftar peristiwa Daud yang banyak dikenal itu. Jadi,  Saya akan berbagi Rhema itu kepada Anda.

Continue reading “The Chronicle of David and Araunah”

Featured
Posted in Rohani, sion ministry

MY FIRST JOURNEY : MISSION TRIP TO LAMPUNG (PART 2)

Doa adalah nafas orang percaya. Hubungan dan jalinan dengan Bapa di Surga ditentukan dalam isi Doa orang percaya. Sebagai kesaksian, Saya sudah membaca Firman Tuhan sejak di Sekolah Dasar. Namun, hal itu dilakukan hanya karena tuntutan guru sekolah minggu, tugas tahunan, kewajiban, dan sebagainya. Saya merasa terbeban ketika malam tiba, karena artinya Saya harus duduk dan membaca 1 pasal Firman Tuhan. Ketika Saya tidak membaca Firman Tuhan, yang ada di benak Saya adalah pasti Tuhan akan marah, pasti ada hukuman yang diberikan olehNya. Saya takut, karena itu Saya membaca Alkitab.

Tapi sama sekali tidak ada 
saat teduh yang hangat 
dan dipenuhi oleh kerinduan.

‘Rutinitas’ tersebut Saya jalani hingga masa remaja. Akan tetapi, ketika pengenalan akan Bapa di Sorga serta adanya pemulihan hati bapa di dunia, Saya mengerti bagaimana rasanya dekat dengan Allah. Indah, ya! Dan, pada misi Lampung ini, Saya merasa ada percepatan pertumbuhan rohani. Setiap pagi kami membangun saat teduh pribadi dengan Allah, kemudian berkumpul di ruang tengah dan berdoa bersama. Topik doa yang berbeda dari setiap orang disertai ketulusan. Mendoakan siapa, sih? Mendoakan orang-orang yang tidak kami kenal, agar mereka pun beroleh keselamatan dan kelahiran baru. Meminta penyertaan Roh Kudus disetiap penjangkauan. Berdoa untuk kelahiran murid-murid Kristus di tanah Lampung. Dilanjutkan, setiap malam pukul 21.00 WIB juga berkumpul untuk doa malam. Selalu ada semangat baru didalamnya.

Saya belajar banyak dari hubungan teman-teman tim misi dengan Tuhan dalam setiap saat teduh mereka, dan hal itu membuat teladan untuk Saya. Saya juga mau hubungan yang lebih dalam lagi dengan Bapa!

Continue reading “MY FIRST JOURNEY : MISSION TRIP TO LAMPUNG (PART 2)”

Posted in Uncategorized

Turunlah KemuliaanMu Chord

 Turunlah KemuliaanMu chord

G                        Em

Turunlah kemuliaanMu

C                         Am               D

Penuhilah s’luruh tempat ini

Bm                           Em

Hadirat Mu ada disini

C                  Am   D    G

Saat kami menyembahMu

 

Posted in Rohani, Uncategorized

MY FIRST JOURNEY : MISSION TRIP TO LAMPUNG (Part 1)

Hi Youth Generations!

Pernahkah Anda berfikir dalam hidup untuk mengikuti sebuah mission trip? Saya pribadi sejujurnya tidak pernah. Selama 19 tahun, bahkan tidak pernah terlintas di benak Saya untuk mengikuti kegiatan misi, terlebih lagi pengabaran injil ke daerah-daerah yang bahkan belum pernah Saya injakkan kaki disana.

Komunitas Sion Ministry dalam salahsatu agenda rutinnya yaitu mengadakan Mission Trip ke kota-kota untuk menjangkau mahasiswa Kristen di kampus-kampus, sebut saja Misi 5 kota. Tahun 2016 ini, setelah bergumul cukup banyak, namun akhirnya Saya membuka diri untuk mengikuti kegiatan misi. Cukup lama menentukan kota yang akan dituju. Saat itu terbuka 5 kota pilihan yakni : Jambi, Palembang, Manado, Solo-Salatiga, dan Lampung. Tentu saja dengan doa kita akan menemukan jawabannya.

 “Baiklah padang gurun menyaringkan suara dengan kota-kotanya dan dengan desa-desa yang didiami Kedar! Baiklah bersorak-sorai  penduduk Bukit Batu, baiklah mereka berseru-seru dari puncak gunung-gunung!” Yesaya 42: 11

Jawabannya adalah pergi ke Lampung selama 2 minggu (27 Juni-13 Juli 2016)*

*6-7 Juli hari Lebaran

  Continue reading “MY FIRST JOURNEY : MISSION TRIP TO LAMPUNG (Part 1)”